Berdoalah di mana saja Anda berada,
Tuhan ada di mana-mana.
Bila doa Anda menjadi kering dan rutin, teruskan saja.
Tanah yang kering kerontang menyambut datangnya hujan.

Bawalah kemarahan Anda dalam doa,
logam yang panas bisa dibentuk.
Bila Anda berdosa dan terus menerus jatuh, berdoalah,
Tuhan tetap mencintai Anda.
Berdoalah bila Anda cemas, doa membuat segala sesuatu bisa dipikirkan dan dipertimbangkan secara sehat.

Bila karena sesuatu hal Anda tidak bisa berdoa, bersantailah.
Keinginan untuk berdoa itu sudah merupakan langkah awal menuju doa.
Bila dorongan doa mengajak Anda untuk mengambil risiko, beranilah.
Tuhan akan mendukung Anda.
Bila Anda merasa sedih atau menyesal, menangislah.
Air mata adalah doa dari kalbu hati.

Jika Anda tidak menyukai seseorang, berdoalah untuknya.
Doa mengungkapkan maksud Tuhan yang tersembunyi.
Bila Anda menerima kabar buruk, tegarlah, doa memberi cahaya terang.
Jika “doa” membuat Anda jadi pasif dan acuh tak acuh, itu bukanlah doa.
Doa sejati akan membuahkan kepedulian dan pelayanan.

Gunakanlah saat-saat ribut dan tegang untuk berdoa.
Kegaduhan adalah hiruk pikuk ciptaan yang mencari Tuhan.
Berdoalah bila Anda merasa kesepian.
Doa membuat Anda ditemani oleh para malaikat.
Bila hidup ini terasa kejam dan tak adil, berdoalah terus.
Tuhan adalah karenanya, bukan penyebabnya.

Sumber: Unknown